Pelayanan dan Pendidikan Bidan Di United Kingdom
DISUSUN OLEH:
CHASSIA DEBORA
CINDI APULITA
CINTIA GINA ANDRIANA
DEBBY TRIANAA
Kebidanan Universitas Gunadarma
I.
Sejarah Kebidanan di United Kingdom
Selama tahun 1920-an 50-60% wanita di UK
hanya ditolong oleh sebagian besar bidan, buta huruf, bekerja sendiri, menerima
bayaran untuk pelayanan yang mereka berikan pada klien. Pada saat itu meskipun proporsi
dari praktek bidan yang mempunyai kualifikasi meningkat dari 30% pada tahun
1905 menjadi 74% di tahun 1915, banyak wanita yang lebih menyukai dukun. Hal
ini karena dukun lebih mudah mengikuti tradisilokal dan memberikan dukungan
domestic.
Pelayanan dipusatkan pada persalinan dan nifas
dan pelayanan antenatal mulai dipromosikan pada tahun 1935. Pada tahun 1930
perawat yang juga terdaftar memasuki kebidanan karena dari tahun 1916 mereka dapat
mengikuti kursus pendek kebidanan dari pada wanita tanpa kualifikasi sebagai
perawat. Hal ini mengakibatkan penurunan status dan kekuatan bidan karena perawat
disosialisasikan untuk menangani keadaan patologis dari pada keadaan fisiologis.
Meskipun direct entrynya dibuka kembali pada awal tahun 1990. Semua kursus kebidanan
saat ini cenderung untuk dibatasi disekitar kualifikasi keperawatan.
Selama tahun 1980, bidan di inggris mulai berusaha
mendapatkan otonomi yang lebih dan meningkatkan sistem melalui penelitian tentang
alternative pola perawatan. Dengan perkembangan persalinan alternatif, bidan mulai
mengembangkan praktik secara mandiri.
Selama tahun 1980, bidan di inggris mulai berusaha
mendapatkan otonomi yang lebih dan meningkatkan sistem melalui penelitian tentang
alternative pola perawatan. Dengan perkembangan persalinan alternatif, bidan mulai
mengembangkan praktik secara mandiri.
Selama pertengahan 1980 kira – kira ada 10
bidan yang praktik secara mandiri di Inggris. Pada 1990 ada 32 bidan
independent dan pada tahun 1994 angka perkiraan dari bidan independent adalah
100 orang dengan 80 orang diantaranya terdaftar dalam Independent
Midwifery.
Tahun 1864 sekolah wanita kebidanan dibuka
dilondon, Florance Nightisale sebagai pelopor pelatih bidan. Tahun 1862 ia
membentuk pelatihan kebidanan bekerja sama dengan king’s collage hospital.
Alasan bidan di Inggris melaksanakan
praktek mandiri:
a. Penolakan terhadap model medis dalam kelahiran
(medicalisasi).
b. Ketidakmampuan untuk menyediakan perawatan yang memuaskan dalam
NHS (National Health Servis ).
c. Untuk mengurus status bidan sebagai praktisi.
d. Untuk memberikan kelangsungan perawatan dan
kemampuan bidan dalam memberikan pertolongan persalinan di rumah sebagai
pilihan mereka.
Organisasi profesional kebidanan di inggris :
Ø RCM (Royal College of Midwives), merupakan lembaga yang
mendukung bidan dalam upayanya meningkatkan standar perawatan bagi ibu, bayi,
dan keluarganya. Tujuan dari RCM adalah untuk meningkatkan seni dan ilmu
kebidanan serta meningkatkan standar profesionalisme
Ø ICM (international confederation of midwives), merupakan
konfederasi bidan dunia yang sekretariatnya berada di london. Tujuan dari ICM
adalah meningkatkan standar keperawatan bagi wanita, bayi, dan keluarganya di
selurh dunia melalui pembangunan, pendidikan, dan penyediaan bidan yang
profesional.
Ø Europian Community midwives directive, merupakan aliansi bidan
se-eropa yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kebidanan.
Ø Pendidikan kebidanan di Inggris terdiri dari 2 bagian, yaitu :
·
Preregistration three year
programme/direct entry.Program ini di tunjukan bagi yang belum pernah mengenyam
pendidikan keperawat dasar dengan lama pendidikan selama 3-4 tahun.
·
Pre-registration
(Shortened) 18 months programme. Program ini di tujukan bagi yang pernah
mengenyam pendidikan keperawatan dasar dengan lama pendidikan 18 bulan – 2
tahun.
Mayoritas bidan di Inggris
adalah lulusan diploma. Sejak tahun 1995 sudah ada lulusan S1 kebidanan dengan
dasar SMU + 3-4 tahun. Tahun 1824 kebidanan masih belum di kenal sebagai bagian
dari pendidikan medis di Inggris. Lulusan itu dibekali dengan pengethuan teori dan
praktek. Pendidikan Diploma Kebidanan di mulai tahun 1893, dan sejak tahun 1899
hanya bidan sekaligus perawat yang terlatih yang boleh bekerja di rumah sakit.
II.
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN
Bidan
di United Kingdom memiliki banyak kelebihan di banding Negara lain, mereka
mampu memperbaiki kualitas pelayanan kebidanan secara baik seiring dengan
berjalannya waktu, diantaranya :
§
Wanita mendapatkan pelayanan dari bidan selama kehamilan sampai
nifas , dan asuhan berkelanjutan, pada
persalinan dapat dilakukan di rumah Ibu hamil.
§
Model kebidanan yang
digunakan di United Kingkom adalah partnership antara bidan dan wanita. Bidan
dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman, dan wanita dengan pengetahuan
tentang kebutuhan diri dan keluarganya, serta harapan-harapan terhadap kehamilan
dan persalinan. Sehingga sebelum melakukan pelayanan bidan dan wanita harus
saling mengenal agar bisa menumbuhkan rasa kepercayaan diantara keduanya.
Kekurangannya program yang sebelumnya dilakukan oleh bidan seperti :
Ø Bidan kehilangan
pandangan bahwa persalinan adalah suatu peristiwa yang normal dan dengan peran
mereka sendiripun sebagai pendamping pada peristiwa normal tersebut.
Ø Bidan memberikan
intervensi dan asuhan maternitas yang penuh dengan pengaruh medis, dimana
seharusnya para dokter dan rumah sakit secara langsung yang lebih tepat untuk
memberikannya.
III.
KESIMPULAN
Kebidanan
komunitas di Inggris mengalami perkembangan yang sangat pesat, dari awal mula bidan
yang tidak diterima oleh masyarakat hingga perlahan mulai diterima. Salah satu faktor
yang menyebabkan terus berkembangnya pelayanan dan pendidikan kebidanan adalah masih
tingginya mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin, khususnya
di Negara berkembang dan di Negara miskinya itu sekitar 25-50%.
Tingkat kepedulian pemerintah terhadap profesi bidan dan kematian maternal patut diacungi jempol, dikarenakan pemerintah inggris yang sangat peduli terhadap keberadaan bidan dan kematian maternal, sehingga hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat inggris.
Tingkat kepedulian pemerintah terhadap profesi bidan dan kematian maternal patut diacungi jempol, dikarenakan pemerintah inggris yang sangat peduli terhadap keberadaan bidan dan kematian maternal, sehingga hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat inggris.
Keberhasilan suatu Negara untuk dapat menyejahterakan
rakyatnya sangat bergantung pada kepemimpinan dan kemauan dari rakyat itu sendiri,
terbukti dari sejarah adanya bidan di Inggris yang membutuhkan waktu lama untuk
dapat membentuk inggris menjadi suatu Negara dengan AKI yang rendah dari
Negara-negaralainnya.
Untuk mendapatkan file dalam bentuk Word silakan download di bawah ini:
Untuk mendapatkan file dalam bentuk PPT silakan download di bawah ini: https://drive.google.com/open?id=0B-HdISNdFUPjd3ZDMVpmMGRranM&authuser=0